Laporan Produk Inovasi
LAPORAN PRODUK INOVASI “SHOPEE (BAKSHO CRISPEE)”
Ditujukan Untuk Memenuhi Tugas Manajemen Inovasi Dan Kreativitas Bisnis
Dosen : Ida Jalilah Fitria, SE. M.M
Disusun oleh
Intan Dinilah
10120024
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI STIE STEMBI
BANDUNG BUSINESS SCHOOL
2021
SURAT PERNYATAAN
KEASLIAN PEMBUATAN PRODUK
Nama : Ahmad Hardiansyah
Npm. : 10120045
Nama : Bagas Syabani S
Npm. : 10120014
Nama : Intan Dinilah
Npm. : 10120024
Nama : Novia Wulan Nur R
Npm. : 10120035
Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa produk “Shopee (Baksho Crispee)” adalah benar-banar hasil karya kami, sepengetahuan kami, produk tersebut (sejak pernyataan ini dibuat) belum pernah diketahui ada di pasaran. Dengan penegasan lain, produk tersebut adalah murni gagasan dan rumusan kami, kecuali arahan dan masukan dalam penyempurnaannya.
Pernyataan ini kami buat dengan sesungguhnya. Apabila kemudian terbukti bahwa kami ternyata melakukan tindakan menggunakan karya orang lain (seolah-olah sebagai karya sendiri) atau meniru karya orang lain (seolah – olah hasil pemikiran sendiri), kami bersedia menerima sanksi sesuai aturan
Demikian pernyataan ini kami buat secara benar dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
Bandung, 15 Mei 2021
Yang bertanda tangan di bawah ini
![]() |
| Ahmad Hardiansyah 10120045 |
Intan Dinilah 10120024 |
![]() |
Bagas Syabani S 10120014 |
Mengetahui,
Dosen Pengampu Mata Kuliah
Kreatifitas & Inovasi Bisnis
Ida Jalilah Fitria, SE. M.M
1
Pembahasan
1. Latar belakang pemilihan produk
Bakso merupakan makanan yang sangat familiar bagi masyrakat Indonesia, sudah banyak varian bakso yang ada didunia perkulineran, untuk itu kelompok kami (Kelompok 1) memilih untuk mencoba berinovasi dengan menggunakan bahan baku bakso, yakni dengan membuat bakso crispee, karena biasanya bakso disajikan dalam mangkok berisi kuah dan juga ditambah mie, sekarang kami mencoba menyajikan bakso dalam bentuk yang berbeda yaitu bakso yang digoreng yang dikemas dengan plastik standing pouch. Selain itu bakso crispee pun belum ada dipasaran, sehingga produk bakso crispee pun menjadi produk original kelompok kami.
2. Perkenalan diri
Perkenalkan nama saya Intan Dinilah saya merupakan salah satu mahasiswa STEMBI-Bandung Business School prodi Manajemen. Saya ingin menceritakan sedikit pengalaman saya dalam dunia bisnis, saya pernah membantu bibi saya yang pada waktu itu memiliki sebuah warung seblak, saya bekerja dari siang sampai sore dan pada waktu itu saya masih kelas 6 SD, saya melayani setiap pembeli yang datang, memasak seblak sesuai pesanan, saya bekerja kira-kira sampai kelas dua SMP, saya memutukan untuk berhenti bekerja karena tugas sekolah saya yang menumpuk dan saya tidak bisa mengatur waktu antara sekolah dan juga bekerja. Setelah saya berhenti saya fokus untuk sekolah dan dikelas tiga SMP saya mencoba berjualan dikelas, saya menjual makanan ringan dan saya tawarkan kepada teman-teman kelas, mereka pun sangat antusias untuk membeli jualan saya. Saya mendapat keuntungan dari setiap makanan yang terjual, semua keuntungan saya simpan dan keuntungan itu pun menambah uang jajan saya, saya berjualan karena pada waktu itu uang jajan yang diberi oleh orang tua saya sangat lah sedikit yaitu hanya sebesar RP 3000, jadi untuk menambah uang jajan saya memberanikan diri untuk berjualan. Jualan makanan tidak berlangsung lama, karena saya sudah harus fokus belajar untuk ujian. Masuk SMA saya tidak berjualan apapun dan tidak bekerja dimanapun, tetapi setelah lulus SMA dan harus diam dirumah karena adanya Corona membuat saya tidak bisa melamar pekerjaan kemanapun, banyak karyawan yang dirumahkan, oleh karena itu saya memutuskan untuk kembali berjulan, yaitu saya berjualan pulsa.
3. Penjelasan produk bisnis
Produk bisnis “Shopee (Baksho Crispee)” merupakan produk inovasi yang coba kelompok kami kembangkan, produk inipun belum ada dipasaran sehingga mudah untuk memarik minat masyarakat, masyarakat lebih tertarik dengan produk-produk yang baru ditambah produk yang kami buat adalah produk yang unik, jadi kami yakin bahwa produk ini memiliki nilai lebih dari produk-produk bakso yang lain. Mengapa kami memilih bakso sebagai bahan utama pembuatan produk inovasi ? jawabannya adalah karena bakso makanan yang sangat familiar jadi mudah diterima oleh masyarakat. Kami mencoba terus berinovasi untuk membuat produk ini lebih menarik lagi, yakni dengan menambah bumbu yang berbeda disetiap kemasan nya, membuat logo yang menarik, sehingga produk ini dapat menarik minat pasar.
4. Keunggulan produk
Untuk keunggulannya sendiri, bakso crispee ini memiliki cita rasa yang berbeda, karena biasaya bakso disajikan dengan kuah, tetapi sekarang bakso digoreng dengan ditambah bumbu yang berbeda dari bakso biasanya, sehingga ketika bakso tersebut dimakan ada sensasi kriuk-kriuk yang dirasakan. Selain itu kami membuat nama produk seunik mungkin dan membuat logo produk semenarik mungkin, itulah yang menjadi keunggulan produk “Shopee” ini. Untuk harganya pun sangat terjangkau yakni sekitar RP 10.000/pcs, selain itu kami menggunakan bahan baku yang masih segar. Itulah yang menjadi keunggulan dari produk kami yang tidak dimiliki oleh produk-produk lain.
5. Target pasar
Baksho crispee atau Shopee ini cocok dinikmati oleh semua kalangan baik pria maupun wanita, mulai dari anak-anak hingga dewasa bisa menikmati makanan ini. Untuk sementara kami menargetkan penjualan hanya sekitaran Bandung, karena masih terkendala dengan proses pengiriman, selain itu kamu memfokuskan untuk menjual kepada teman-teman kampus sebagai target utama pemasaran.
6. Kuantitas produk yang sanggup dibuat serta rincian biaya produksi
Untuk awal pembuatan produk kami mampu membuat produk sebanyak 7 pcs, tetapi kami pun mampu membuat lebih dari itu ketika kami mendapatkan banyak pesanan dan batas maksimum pesanan yakni 50 pcs. Kami tidak akan setiap hari memproduksi, kami akan memproduksi ketika ada pesanan karena sistem penjualan yang kami terapkan adalah sistem PO atau pre-order, ketika pesanan sudah mencapai batas maksimum maka kami akan clos order dan membuat pesanan sebanyak list orderan.
Bahan-bahan membuat bakso crispee :
1. Bakso
2. Tepung terigu ¼ kg
3. Tepung panir ¼ kg
4. Minyak goreng ¼ kg
5. Saus
6. Mayonais
7. Bumbu sinti
8. Daun bawang
9. Bumbu penyedap
10. Plastik standing pouch
11. Plastik clip
Biaya awal pembuatan produk sebanyak 7 pcs adalah RP 52.000, harga perkemasan adalah RP 10.000, sehingga jika dihitung maka kami mendapat keuntungan dari setiap kemasan adalah RP 1.700
7. Kuantitas produk yang akan terserap pasar/ produk terjual
Kuantitas produk yang akan terserap setiap harinya diusahakan sebanyak 7 pcs, sehingga dalam seminggu memproduksi sebanyak 49 pcs. Tetapi karena kami menerapkan sistem pre-order maka kami akan memproduksi sesuai pesanan yang ada. Untuk keuntungan akan menyesuaikan dengan pesanan, jika dalam seminggu mampu terjual 50 pcs maka kami akan mendapatkan keuntungan sebesar RP 85.000, karena kami bekerja secara tim maka keuntungan ini akan kami bagi rata antar satu sama lain.
8. Modal awal pembuatan produk
Untuk modal awal pembuatan produk kami mengeluarkan biaya sebesar RP 52.000, modal ini merupakan modal bahan baku belum modal operasional dan administrasi, karena kami memproduksi dirumah jadi tidak ada biaya tambahan seperti biaya administrasi ataupun operasional yang lain.
9. Harga jual dan keuntungan yang diperoleh
Untuk harga setiap kemasan yaitu RP 10.000 dan keuntungan setiap kemasan adalah RP 1.700, alasan kami menjual produk seharga RP 10.000 karena harga ini tidak terlalu tinggi sehingga pembeli berani untuk membeli produk ini. Jika kami menerapkan harga yang terlalu tinggi hal itu akan membuat produk kami sulit terjual, oleh karena itu kami menetapkan harga RP 10.000/pcs agar produk ini mudah terjual.
10. Alasan bisnis ini layak dan patut didukung
Bisnis kami memang pantas untuk didukung karena produk ini belum ada dipasaran dan menjadi produk baru dipasaran, selain itu produk ini pun adalah produk inovasi yang coba kami kembangkan agar produk ini semakin menarik minat pasar. Produk ini pun memang layak untuk ada dipasaran, karena kami membuat produk ini dengan sebaik mungkin dan tentunya dengan kualitas yang baik serta produk ini adalah produk halal, aman, dan sehat.
2
Biodata pembuat produk
|
Nama |
: |
Ahmad Hardiansyah |
|
Tempat lahir |
: |
Bandung |
|
Tanggal lahir |
: |
23 Oktober 2000 |
|
Usia |
: |
21 tahun |
|
Pendidikan |
: |
Mahasiswa STEMBI- Bandung Business School |
|
Pengalaman kerja |
: |
Bekerja di Hotel Aston Priority Simatupang sebagai (F&B service) |
|
Agama |
: |
Islam |
|
Nama |
: |
Bagas Syabani S |
|
Tempat lahir |
: |
Bandung |
|
Tanggal lahir |
: |
1 November 2002 |
|
Usia |
: |
18 tahun |
|
Pendidikan |
: |
Mahasiswa STEMBI-Bandung Business School |
|
Pengalaman kerja |
: |
- |
|
Agama |
: |
Islam |
|
Nama |
: |
Intan Dinilah |
|
Tempat lahir |
: |
Bandung |
|
Tanggal lahir |
: |
8 Juli 2002 |
|
Usia |
: |
19 tahun |
|
Pendidikan |
: |
Mahasiswi STEMBI-Bandung Business School |
|
Pengalaman kerja |
: |
- |
|
Agama |
: |
Islam |
|
Nama |
: |
Novia wulan Nur Romdon |
|
Tempat lahir |
: |
Bandung |
|
Tanggal lahir |
: |
20 November 2001 |
|
Usia |
: |
19 tahun |
|
Pendidikan |
: |
Mahasiswi STEMBI-Bandung Business School |
|
Pengalaman kerja |
: |
- |
|
Agama |
: |
Islam |
3










Komentar
Posting Komentar