PENGARUH K-POP DALAM DUNIA USAHA

 Pengaruh K-pop Dalam Dunia Usaha, Apakah Betul Mampu Meningatkan Margin Penjualan?



Pada saat ini korean style menjadi hal yang paling digandrungi oleh kalangan muda, hal ini membuat para pelaku usaha berlomba-lomba menggunakan trand ini dalam memikat para konsumen. trand ini menjadi peluang bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan.

Bukan hanya perusahaan-perusahaan besar tetapi para pelaku usaha UMKM pun berlomba-lomba memanfaatkan momentum ini, banyaknya produk-produk yang bermunculan dengan gaya yang mengikuti korean style ini, mulai dari Fashion, makanan, aksesoris, dan lain sebagainya.

Hal ini memberikan banyak kesempatan bagi para pelaku usaha untuk terus berinovasi dalam mengembangkan usahanya. Seiring berjalannya waktu, korean style ini betul-betul mampu mempengaruhi dunia perekonomian.

Belakangan juga sangat dielu-elukan drama Korea berjudul Start-Up. Serial televisi ini menggambarkan bagaimana budaya pop bisa meningkatkan awareness industri startup hingga membantu kemajuan industri secara umum. Terbukti dari maraknya pemanfaatan momentum perang maya antara tim Nam Do-san dan Han Ji-pyeong oleh berbagai brand di Indonesia untuk meningkatkan engagement misalnya. Banyaknya acara e-commerce yang menghadirkan bintang asal Korea hingga keberadaan berbagai drama Korea yang naik daun di tengah masyarakat Indonesia, ternyata membuat permintaan produk adaptasi negeri ginseng itu meningkat signifikan. Contohnya, dampak drama Korea yang sering menayangkan adegan makan makanan khas Korea, membuat pegiat usaha di Indonesia yang menjual kuliner khas Korea, seperti tteokbokki dan jajangmyeon, menjadi lebih laris.

Salah satu bukti nyata bahwa korean style mampu mempengaruhi perekonomian adalah banyak nya artis-artis K-pop yang dijadikan brand ambasador oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Shopee, Gojek, Tokopedia, dan masih banyak lagi. Semua perusahaan-perusahaan ini betul-betul menggunakan kesempatan ini dalam menarik para konsumen agar mereka mau menggunakan jasa dan/atau membeli produk-produk yang ditawarkan.

Salah satu alasan mengapa banyaknya artis-artis k-pop yang dijadikan BA adalah kerena demam K-Pop di Indonesia sudah terjadi dalam 10 tahun terakhir. Survei menunjukkan saat ini bintang-bintang K-Pop memiliki pasar yang besar dan trafik yang tinggi. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan artis-artis k-pop dapat mendatangkan banyak keuntungan bagi para pelaku usaha. Misalnya saja Tokopedia Pada awal tahun 2021 silam Tokopedia menggaet BTS dan Blackpink untuk menjadi Brand Ambassadornya (BA). Hubungan yang mereka lakukan ini sangat membawa dampak positif terhadap tingkat penjualan dari Tokopedia. Dikutip dari Warta Ekonomi (4/10) melansir dari iPrice, pengunjung website Tokopedia pada trimester 2020 menyentuh angka 84 jutaan perbulan dengan total peningkatan sebanyak 25% sejak awal tahun 2020.

Oleh sebab itu mengapa banyak perusahaan-perusahaan yang begitu tertarik dengan artis-artis K-pop, mereka melihat peluang yang begitu besar untuk meningkatkan penjualan produk-produk mereka, hal ini pun menjadikan margin penjualan mengalami peningkatan seiring dengan berkembangnya K-pop dikalangan anak-anak muda sekarang ini.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN PADA STUDI KELAYAKAN BISNIS